Burdah

Zuk
Pakai mode DARK - NIGHT biar ga silauwww :-p

Seri lukisan karya Zuk

Sejak SMP, aku sudah mengaku diri sebagai “Seniman”.  Saya belum tahu apakah seniman sebagai profesi, gaya, status sosial, capaian pendidikan, atau mungkin salah satu macam kebodohan. Tapi yang aku tahu itu nama Bapakku: Sniman / P.seruji. He he…

Pernah karena untuk syarat pendaftaran kuliah, aku harus bolak-balik kecamatan karena nama bapak yang beda”. Di KTP tertulis Sniman/P. Seruji.  Di ijazahku tertulis Neman, di surat lainnya tertulis P. Seruji saja. Maklum Bapak tak pernah mengenyam sekolah sama sekali. Buta huruf.  Bahkan berbicara Bahasa Indonesia saja tak lancar. Praktis  hanya lancar berbahasa Madura. . Tapi siapa dan apapun ia, ia adalah Sniman.  Ia adalah Bapak sekaligus Guru yang mengajarkan bahwa kehidupan tak dapat dipahami kecuali dengan Cinta.[]

Baca juga:  Besok Kita Harus Pindah

Komentar Anda
Kuy, disebarkan...
Tidak ada artikel lagi