Pakai mode DARK - NIGHT biar ga silauwww :-p

Seri Kosa Historead

Sejauh ini konsep ideologi banyak ditulis dan ditinjau ulang oleh berbagai kalangan pemikir kebudayaan. Tercatat nama Karl Marx, Louis Althusser, Roland Barthes, V.N. Voloshinov, Ernesto Laclau, Chantal Mouffe, dan terakhir adalah Slavoj Zizek. Ideologi adalah kesadaran palsu, ideologi menginterpelasi subyek menjadi individu, ideologi mengalamiahkan makna tanda dan sebagainya. Bagi kalangan feminis seperti Michele Barret, ideologi marxis klasik itu lebih mumpuni ketimbang ideologi yang populer yang ada saat ini. Ideologi marxis memberikan analisis kritis hubungan produksi dalam masyarakat kapitalis itu memberikan pemahaman akibat dari relasi produksi, dimana hirarki dan subyektifitas itu muncul. Relasi seperti ini menghasilkan kesadaran sosial yang hegemonik yang kemudian termanifestasikan dalam nilai-nilai keseharian dan mengalamiahkan ketimpangan sosial. Hal tersebut dapat dijumpai pada nilai-nilai filsafat dominan dan agama domiinan, bahkan dalam filsafat yang digadang alamiah obyektif dan memperlakukan semua manusia sama ternyata, dari Plato hingga filsuf kontemporer, perempuan masih disingkirkan dan dipandang tidak setara hanya karena dia bukan laki-laki.  Kalangan feminis marxis sangat percaya bahwa teori kritis sebagai kritik ideologi adalah pisau analisis yang ampuh bagi kaum feminis tidak saja untuk membongkar ketimpangan struktural berdasar ras, jender, kelas, etnisitas dan sebagainya. [Seri Kosa Feminisme Historead Data Center]

[su_box title=”Baca juga :” style=”default” box_color=”#F73F43″ title_color=”#FFFFFF” radius=”0″]
Baca juga:  Bowo Dipeluk Orang Gila
Arwah Chico Mendes di Kanvas Umar Sidik
Selamat datang di Historead Indonesiabr
Badingsanak
Bangun dari Tidur Panjang
Bertarung dalam Jagat Kesenian Indonesia
[/su_box]karlmarx - Ideologi
Komentar Anda
Kuy, disebarkan...
Tidak ada artikel lagi