Fiksi

bowo orang gila

Bowo Dipeluk Orang Gila

Sebagai anak kecil, tentu saja Bowo kurang memahami orang tua. Bowo diberi tahu bahwa orang tua itu baik, benar dan harus diteladani. Bowo kecil mendengarkan it...
penisiksepi2 - Penisik Sepi

Penisik Sepi

Sepi selalu saja menjejali angin, pula menjajal tetes bening embun malam. Apalagi ketika langit menyibak pekat sepi rambutnya seperti topeng hitam. Seram. ...
ngopi surga

Hidup Hanya Menunda Ngopi di Surga

Gegara Adam dan Hawa salah mengunyah makanan, kita terbujur di muka bumi ini. Apa tak lebih baik keduanya memetik buah nanas saja, buah rambutan, mengkudu, tin ...
malioboro

Meludahi Jalan Malioboro

Aku mengagumi Yogya sejak aku menyukai puisi. Dulu seorang teman pernah menceritakan bahwa Yogya di setiap sudut jalan-jalannya ada banyak sastrawan, belok kana...
memorat cerpen m adi winarto

Memorat

Pada sepasang matanya kutemukan sesuatu yang aneh. Muara darah yang berlumur hitam. Serasa darah apkir sapi yang menjadi tumbal di rumah jagal. Mengalir beg...
tragedi

Tragedi

Cinta dan duka itu tampak serupa tapi tak sama dan tak dapat dipisah. Ada yang bilang keduanya seperti sungai dan laut, yang selalu bermuajah di muara. Mung...
darah

Darah

Sejak kecil aku sangatlah suka dideh. Setiap hari tak tak menyantapnya rasanya selang-selang yang berada di ruang perut terasa serret, sesak, karena penuh s...
setio banar

Setio dan Petuah Ki Banar

Entah siapa sebenarnya orang bernama Ki Banar. Orang-orang desa menganggapnya sebagai leluhur, sing mbabat alas, memberi petuah dan pertolongan. Sederhana saja ...